Lalu Hadrian Irfani Dorong Gaji Guru Minimal Rp5 Juta, Tegaskan Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas
Jakarta, HadrianIrfani.com – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mendorong pemerintah menetapkan gaji minimal Rp5 juta per bulan bagi guru sebagai standar kesejahteraan yang layak. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Lalu Hadrian di Gedung DPR RI, Jakarta, saat menanggapi komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru melalui kebijakan anggaran tahun 2027.
Menurutnya, usulan tersebut merupakan hasil kajian yang dilakukan Komisi X DPR RI dengan mempertimbangkan kebutuhan hidup layak bagi para guru di Indonesia.
"Kami sudah menghitung di Komisi X, minimal Rp5 juta itu adalah angka yang layak atau nominal yang paling pas untuk kesejahteraan guru," ujar Lalu Hadrian.
Guru Menjadi Investasi Masa Depan Bangsa
Lalu menegaskan bahwa kesejahteraan guru tidak boleh dipandang sebagai beban anggaran, melainkan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Ia menilai guru memiliki peran sentral dalam mencetak generasi unggul sehingga negara perlu memberikan perhatian yang lebih besar terhadap peningkatan penghasilan mereka.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan guru akan berdampak langsung pada kualitas proses belajar mengajar serta peningkatan mutu pendidikan nasional.
Pemerintah Siapkan Kenaikan Gaji Tahun 2027
Lalu mengungkapkan bahwa dalam pembahasan postur anggaran tahun 2027, pemerintah telah menyiapkan skema kenaikan gaji dan tunjangan bagi guru, baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN.
Komisi X DPR RI akan terus mengawal pembahasan tersebut agar komitmen peningkatan kesejahteraan guru benar-benar terealisasi dalam kebijakan anggaran pemerintah.
"Kami akan melihat dalam pidato Nota Keuangan Presiden pada 16 Agustus nanti. Namun kami meyakini Presiden telah memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan guru karena hal itu selalu menjadi prioritas yang beliau sampaikan," katanya.
Respons terhadap Pernyataan Presiden
Lalu Hadrian juga menanggapi pernyataan Prabowo Subianto mengenai kebocoran anggaran negara yang selama ini dinilai memengaruhi kemampuan pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru dan aparatur sipil negara.
Menurutnya, penyampaian Presiden bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tantangan fiskal yang dihadapi negara sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan.
"Kami memandang hal itu sebagai penjelasan kepada masyarakat mengenai kondisi yang dihadapi pemerintah. Yang terpenting adalah adanya komitmen kuat untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru ke depan," ujarnya.
Komisi X Akan Terus Mengawal
Sebagai mitra kerja pemerintah di bidang pendidikan, Komisi X DPR RI menegaskan akan terus mengawal berbagai kebijakan yang berpihak kepada tenaga pendidik.
Lalu Hadrian berharap peningkatan kesejahteraan guru tidak hanya diwujudkan melalui kenaikan gaji, tetapi juga melalui penguatan tunjangan, peningkatan kompetensi, serta perlindungan profesi sehingga guru dapat menjalankan tugasnya secara optimal.
"Kualitas pendidikan nasional sangat ditentukan oleh kualitas dan kesejahteraan guru. Karena itu, kami akan terus memperjuangkan kebijakan yang memberikan penghargaan yang layak kepada para tenaga pendidik," tegasnya.
Sumber: Diadaptasi dari pemberitaan Infobanknews.com.
